Peresmian SAFESeas Fishers’ Center oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Bapak Edhy Prabowo hari ini meresmikan SAFE Seas Fishers’ Center di kota Tegal guna memperkuat upaya pemerintah Indonesia dalam memberikan perlindungan bagi pekerja awak kapal perikanan dan memajukan industri perikanan.

Penandatanganan dan peresmian SAFESeas Fishers’ Center di Tegal, oleh Bapak Edhy Prabowo/ Dokumentasi: Irwan

Kurangnya kesadaran tentang hak-hak awak kapal perikanan (AKP) dan kondisi kerja, meningkatkan risiko praktik tidak adil seperti kerja paksa sampai perdagangan orang di kapal penangkap ikan. Di Indonesia, ada 2,6 juta lebih tenaga kerja bekerja sebagai nelayan dan hanya 4% pekerja perikanan yang sadar dan mengerti tentang risiko bekerja di kapal penangkap ikan. SAFE Seas Fishers’ Center adalah tempat untuk memberikan pelayanan, edukasi, dan rujukan bagi awak kapal perikanan dan nelayan yang mendapatkan atau menyaksikan perlakuan tidak adil di atas kapal. Dengan adanya Fishers’ Center ini, tim SAFE Seas berupaya untuk menurunkan bentuk-bentuk eksploitasi/kerja paksa/perdagangan manusia dan mengedukasi AKP tentang hak dan kewajibannya sebelum, saat, dan sesudah bekerja di atas kapal.

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Bapak Edhy Prabowo hari ini meresmikan SAFE Seas Fishers’ Center di kota Tegal. Beliau menyampaikan “Fishers center merupakan salah satu solusi untuk menangani masalah Anak Buah Kapal. Saat ini, KKP selalu diingatkan untuk memperhatikan nelayan. Hari ini, saya hadir untuk menjalankan perintah Presiden RI untuk memerhatikan nelayan. setiap ada satu atau secuil keluhan dari nelayan, menteri harus hadir membela. Bapak Presiden RI juga memerintahkan untuk bangun sektor perikanan budi daya, dan berpesan agar kita tidak boleh merusak lingkungan”

Sementara itu, Nono Sumarsono, SAFE Seas Project Director menyampaikan “Jateng merupakan penyedia Awak Kapal Perikanan terbesar di Indonesia – maka mereka harus jadi perhatian utama. Fishers Center bisa menjadi rumah untuk AKP belajar dan mendapatkan informasi terkait hak mereka” #SAFESeas