Kisah Emanuel Begu, Guru yang Berkeliling Mengajar di Pesisir Lembata

Halo, nama saya Emanuel Begu. Saya guru honorer di SMPN 3 Satu Atap Hamahena, Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Sejak pemberlakuan Belajar Dari Sekolah (BDR), saya rutin berkeliling mengajar murid-murid dua kali dalam seminggu. Hal ini dijalankan sekolah kami karena banyak murid-murid yang tidak memiliki akses ke jaringan internet dan bahkan tak punya telepon genggam.

Nah, hari ini jadwal saya mengunjungi kelompok murid di salah satu desa terpencil. Perjalanannya membutuhkan waktu 20 menit dengan motor ditambah 15 menit berjalan kaki karena medan yang tak mungkin dilalui kendaraan apapun.

Setelahnya, saya lanjut ke desa-desa di pesisir Ile Ape Timur. Dengan ditemani motor merah kesayangan, saya selalu menikmati perjalanan melewati pinggir laut dengan pemandangannya yang indah dan semilir angin yang sejuk.

Aktivitas baru saya ini dimulai sejak April lalu. Karena aturan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 maka program kunjungan ini dibatasi maksimal 5 anak saja dalam satu kelompok. Dalam satu hari saya bergantian mengajar dari satu kelompok ke kelompok selanjutnya.

Kini tibalah saya di tempat belajar sebuah kelompok. Kami akan belajar di lapangan dekat pantai. Saya keluarkan perlengkapan mengajar saya: modul, buku siswa, perangkat pembelajaran (RPP), dan daftar hadir. Hari ini kami akan membahas mata pelajaran Matematika.

Setelah beberapa minggu kami melakukan kegiatan belajar di rumah seperti ini, saya bisa melihat kejenuhan di mata murid-murid. Beberapa dari mereka juga sudah ada yang lalai menyelesaikan tugas sesuai kesepakatan.

Namun, saya merasa murid-murid lebih fokus belajar karena hanya ada 5 anak dalam satu kelompok. Saya pun bisa benar-benar memperhatikan perkembangan mereka.

Seperti salah seorang murid saya yang dulu di kelas sangat pendiam dan jarang berbicara, hari ini kulihat ia ikut berdiskusi. Wah, senang sekali hati saya mengetahuinya. 

Tak terasa sudah 30 menit waktu berlalu, saya harus meneruskan kunjungan saya ke kelompok murid selanjutnya. Sampai jumpa lagi minggu depan, anak-anak! Jangan lupa kerjakan tugas-tugas kalian, ya?

Ditulis Oleh: Fransiskus Ola Ama Langun/Ciptanti Putru | Ilustrasi: Aida Rahma