Perlindugan dan Tumbuh Kembang Anak

News
Tim Communication

Cegah Perkawinan Anak, Gubernur NTB Minta Semua Kalangan di NTB Manfaatkan Buku Saku Plan Indonesia

Mataram, 13 Januari 2023—Pemerintah Provinsi Nusa tenggara Barat (NTB) menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 59 Tahun 2022 tentang Pemanfaatan Buku Saku Pencegahan Perkawinan Anak untuk Melakukan Edukasi dan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak (PPA). Dalam SE yang ditandatangani Gubernur NTB Zulkieflimansyah tersebut, Pemprov NTB meminta semua kalangan di NTB mulai dari pemerintah kabupaten/kota, pesantren, pemuka agama, pemuda, hingga perangkatdesa untuk menyosialisasikan buku saku Pencegahan Perkawinan Anak. Buku saku yang disusun oleh  Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Bappenas pada 2022 lalu, dan didukung oleh Pemprov NTB tersebut, akan untuk dipublikasikan secara intensif di NTB. Perkawinan usia anak masih menjadi salah

Selengkapnya
News
Tim Communication

DIDUKUNG PLAN INDONESIA, PROVINSI NTB SUKSES TUNTASKAN 3 PILAR STBM DAN RAIH REKOR MURI

Mataram, 17 Desember 2022 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendeklarasikan pencapaian tiga pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada hari Sabtu (17/12/2022) bersamaan dengan perayaan ulang tahun provinsi ini. Dengan pencapaian ini, NTB mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai provinsi pertama di Indonesia yang sukses mencapai tiga pilar STBM. Tiga pilar STBM yang berhasil dituntaskan NTB, antara lain Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun, dan Pengolahan Air Minum dan Makanan yang Aman. Pencapaian tiga Pilar STBM ini didasarkan hasil verifikasi lapangan oleh Kementerian Kesehatan pada tanggal 9-11 November 2022. Pencapaian ini tak terlepas

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Tim Communication

Plan Indonesia dan Bappeda NTB Bahas Strategi Pencegahan Perkawinan Anak

Jakarta, Rabu, (21/12) 2022. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si., berkunjung ke kantor Plan Indonesia dan bertemu langsung dengan Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti. Dalam kunjungannya, Dini dan Iswandi membahas berbagai isu, mulai dari regulasi maupun Undang-Undang (UU) yang mengatur perkawinan usia anak, tren perkawinan usia anak, faktor penyebab dan dampak perkawinan usia anak, sampai strategi percepatan pencegahan perkawinan anak, dan strategi perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah dalam rangka menekan angka kasus perkawinan usia anak. Iswandi menyampaikan harapan kepada Plan Indonesia agar dapat mendukung Provinsi NTB dalam membuat strategi pencegahan

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Tim Communication

Melindungi Hak Anak Mulai dari Satuan Pendidikan

Satuan pendidikan pada hakikatnya adalah tempat anak memperoleh pendidikan yang aman dan nyaman. Namun, berbagai masalah masih kerapa terjadi di banyak sekolah hingga saat ini. Contohnya, perundungan, kekerasan, perkawinan anak, kehamilan remaja, dan segala bentuk pelanggaran hak anak lainnya yang dialami oleh pelajar dan bisa dilakukan oleh siapa saja di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Salah satu yang begitu marak diperbincangkan adalah perkawinan anak, yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada tahun 2019, tercatat sebanyak 370 kasus perkawinan anak terjadi. Hal ini diperparah oleh

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Tim Communication

KEMENTERIAN KESEHATAN BERSAMA PLAN INDONESIA LUNCURKAN BUKU PANDUAN STBM DI SEKOLAH/MADRASAH DEMI MEMPERCEPAT TARGET SDG 2030

Jakarta, 13 September 2022 – Kementerian Kesehatan; Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi; Kementerian Agama; serta Kementerian Dalam Negeri bersama Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) meluncurkan Buku Panduan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Sekolah/Madrasah pada hari  Selasa (13/09/2022). Buku panduan ini mengintegrasikan STBM dengan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) serta menekankan pada isu kesetaraan gender dan inklusi sosial serta isu mengenai hak anak, termasuk hak untuk partisipasi, hak kesehatan dan hak pendidikan. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dr.dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS menyatakan dalam sambutannya, pendekatan STBM melalui metode pemicuan dan partisipatif ini merupakan pendekatan yang efektif

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Tim Communication

Geliat Baru Menyelamatkan Masa Depan Desa

Perkawinan usia anak dan segala dampaknya masih terus membayangi Nusa Tenggara Barat. Pada 2021, provinsi ini berada di urutan tertinggi kedua angka perkawinan anak tertinggi nasional dengan persentase 16,29%, belum termasuk kasus-kasus pernikahan di bawah tangan yang tak tercatat. Namun, sejumlah desa tak tinggal diam. Bersama Plan Indonesia, melalui program Gema Cita, mereka bergerak melawan perkawinan anak untuk menyelamatkan generasi masa depan. Seperti yang saat ini ditempuh Desa Jembatan Kembar Timur, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Matahari pagi telah beranjak naik di langit timur Jembatan Kembar Timur, saat suara tetabuhan terdengar lamat-lamat membahana hingga ke ujung desa. Suara tersebut makin

Selengkapnya
Perlindungan dan Tumbuh Kembang Anak
Communications Team

KOTA MATARAM BERHASIL TUNTASKAN 5 PILAR STBM

Mataram, 31 Agustus 2022 –Pemerintah Kota Mataram mendeklarasikan pencapaian kelima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada Rabu (31/8/2022). Pencapaian ini menegaskan bahwa Kota Mataram telah tuntas mengupayakan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui STBM yang dijalankan oleh pemerintah setempat sejak 2018 silam. Ada pun, kelima pilar STBM yang dideklarasikan dan sukses dicapai oleh Kota Mataram terdiri atas Stop BAB Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun, Pengolahan Air Minum dan Makanan yang Aman, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dengan Benar, serta Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga yang Aman. Deklarasi pencapaian kelima pilar STBM ini dilaksanakan di Taman Sangkareang, Kota Mataram,

Selengkapnya
Karya Mereka
Communications Team

SIMPANAN PELAJAR UNTUK 10.053 ANAK-ANAK DI LEMBATA

Semenjak diinisiasi delapan bulan lalu oleh Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), tabungan untuk anak dampingan yang diberi nama Simpanan Pelajar (Simpel) Siaga, terus berkembang pesat. Tabungan yang diberikan bagi 10.053 anak dampingan di Lembata dan bekerja sama dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Ankara tersebut kini tumbuh 47% secara saldo dari sejak kali pertama diluncurkan. Dalam rapat evaluasi yang dilakukan Plan Indonesia bersama KSP Ankara, Selasa (9/8/2022) terungkap adanya peningkatan saldo yang cukup signifikan, yang awalnya sebesar Rp. Rp.2.513.250.000.- menjadi Rp.3.633.145.845.- sehingga terjadi penambahan saldo tabungan sebesar Rp.1.111.895.845.- (sudah termasuk bunga) atau sebesar 47% anak dampingan/orangtua yang aktif menabung. Saat

Selengkapnya