Pemberdayaan Ekonomi dan Kesempatan Bekerja Kaum Muda

Karya Mereka
Communications Team

SAFE Seas Project Meningkatkan Akuntabilitas dan Akses Pemulihan Perlindungan Awak Kapal Perikanan Bersama dengan Pemerintah Indonesia

Menangkap ikan adalah salah satu pekerjaan yang paling berbahaya di dunia, karena awak kapal perikanan (AKP) harus menanggung jam kerja yang panjang dalam kondisi kerja yang intens. Tingkat kecelakaan bahkan sampai kematian dalam penangkapan ikan termasuk tinggi di sebagian negara, termasuk Indonesia. Kesehatan dan keselamatan di sektor perikanan masih kerap terabaikan. Belum lagi, kebanyakan pekerja perikanan berlatar belakang kelompok terpinggirkan dan rentan. Bahaya kesehatan dan keselamatan kerja dapat dikaitkan dengan kerja paksa, jeratan hutang, diskriminasi, dan pelanggaran hak asasi manusia. Bahaya dari risiko ini tetap di abaikan dan tidak tertangani karena kesejangan dalam pengetahuan, pengawasan, dan pencegahan. Dalam menegakan hak

Selengkapnya
Pemberdayaan Ekonomi dan Kesempatan Bekerja Kaum Muda
Communications Team

Plan Indonesia and the EU Empower Youth in Fish Processing Sector

On 28 January 2021, the Mata Kail (Mari Kita Kreatif Agar Ikan Lestari) programme, funded by the European Union, highlighted results of efforts to empower young people in sustainable business during a virtual closing event. The Mata Kali programme has been working to encourage almost 2,000 young people in Sikka, Lembata, and Nagekeo to start their own businesses in the sustainable fish processing sector. As a result of this initiative, over 1,137 young women and 860 young men in the 15-29 age range were trained in the fish processing sector.

Selengkapnya
Pemberdayaan Ekonomi dan Kesempatan Bekerja Kaum Muda
Communications Team

Lewat Program Mata Kail, Plan Indonesia Bina Kaum Muda Kelola Pengolahan Ikan

Pada 28 Januari, program Mata Kail (Mari Kita Kreatif Agar Ikan Lestari) yang didanai oleh Uni Eropa menyorot hasil dari upaya pemberdayaan kaum muda dalam kewirausahaan yang berkelanjutan pada acara penutupan program. Program Mata Kail telah mendorong hampir 2.000 kaum muda di Kabupaten Sikka, Lembata, dan Nagekeo, untuk memulai usaha di bidang pengolahan ikan tangkap yang berkelanjutan. Sebagai hasil dari program ini, sedikitnya 1.137 perempuan muda dan 860 orang muda laki-laki usia 15-29 tahun telah menerima pelatihan wirausaha di sektor pengolahan ikan.

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Communications Team

[INSIGHT] Urgent need to tackle youth unemployment in COVID-19 pandemic

The year is coming to an end, but we still see no end to the COVID-19 pandemic despite some recent good news about vaccines. According to Gadjah Mada University researchers, this pandemic might last until early 2022 in Indonesia. This obviously calls for more attention to fighting the pandemic, while at the same time calling for a more serious effort to help citizens navigate it safely. This is so, especially, in case of youth, who are facing the risk of unemployment, as economic challenges continue to take a toll within the country. According to Statistics Indonesia (BPS), the Indonesian youth

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Communications Team

Cegah Stunting Berkat Konsumsi Ikan Cakalang

Lili (27 tahun), orang muda perempuan dari kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) merasa sangat senang bisa mengikuti program Mata Kail (Mari kita kreatif agar ikan Lestari) yang digagas oleh Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) . Setelah mengikuti pelatihan Lili langsung bisa memulai usaha bakso ikan yang hingga kini digelutinya. Tak hanya itu, Lili juga mendapatkan pengetahuan baru terkait pentingnya asupan ikan bagi anak-anak.

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Communications Team

Kepiting, Harapan Baru Sulis di Tengah Pandemik COVID-19

Sulis (21 tahun), adalah orang muda perempuan dari Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak Maret 2020, Sulis diberhentikan sementara dari perusahaan tempat ia bekerja. Beruntung, pada Agustus 2020, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) yang bermitra dengan Bengkel APPeK (Advokasi Pemberdayaan dan Pengembangan Kampung) dan Kopernik mengimplementasikan program Mata Kail (Mari kita kreatif agar ikan Lestari) di desa tempat Sulis tinggal. Melalui Mata Kail, Sulis menapatkan pelatihan kewirausahaan. Setelah mengikuti pelatihan kewirausahaan di bulan Agustus, Sulis pun mulai mencoba berjualan kepiting lewat media sosial, seperti Facebook (FB) dan WhatsApp (WA). Bermodalkan Rp 50 ribu hasil berjualan pulsa, ia mulai membeli kepiting dan mempromosikannya lewat FB.

Selengkapnya

Bantu Wujudkan Ekonomi Hijau, Plan Indonesia Luncurkan Program ‘Green Skill 2.0’ Bagi Kaum Muda Nusa Tenggara Timur

Soe, 27 November 2020 – Tak hanya akses terhadap lapangan pekerjaan, kaum muda pun perlu diberikan kesempatan untuk berdaya. Lewat program ‘Green Skill 1.0’, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) telah membuka lapangan pekerjaan hijau dan memberdayakan kaum muda di desa, khususnya kaum muda perempuan, di Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara, NTT. Melanjutkan upaya tersebut, Plan Indonesia kini meluncurkan ‘Green Skill 2.0’ di Desa Billa, Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada Jumat (27/11). Dengan dukungan The Body Shop Indonesia dan The Body Shop International, juga mitra pelaksana Kinara Indonesia, ‘Green Skill 2.0’ bertujuan untuk menyediakan pekerjaan berbasis

Selengkapnya