Ketahanan Masyarakat dan Respons Kemanusiaan

Ketahanan Masyarakat dan Respon Kemanusiaan
Communications Team

Plan International Survey – Rising Tides: A worsening climate crisis, as youth rise and organise

The unravelling climate emergency is the most pressing injustice of our time, for it worsens all the existing inequalities, vulnerabilities and poverties in our societies. Girls and young women – affected by patriarchal systems – are particularly and disproportionately affected. The impacts of climate change are already being felt globally as weather extremes threaten ecosystems and the human communities they nourish. Agricultural, public health, sanitation, social welfare, and educational systems are particularly vulnerable to the far-reaching effects of climate breakdown. This vulnerability urges countries and societies to swiftly enact measures that bring greater climate resilience, pulling down emissions to zero

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Communications Team

Kami Ingin Menjadi Manusia yang Lebih Baik Bagi Bumi

Minggu, 19 Desember 2021, Intan (23) bersama Lestari (15), Sella (15), Alyasi (15), dan Bisril (21) sudah tampak sibuk sedari pagi. Menjemput peserta, mengatur posisi duduk, memastikan flipchart terlihat oleh peserta, menyiapkan protokol kesehatan berupa masker pengganti, tempat cuci tangan, hand sanitizer, serta alat pengukur suhu badan. Tidak lupa, memastikan keseluruhan acara menghasilkan minim sampah. Kesibukan kaum muda ini dalam rangka pelatihan sebaya bagi anak dan kaum muda di wilayah tempat tinggalnya. Intan dan teman-teman adalah pendidik sebaya yang telah mengikuti rangkaian pelatihan dan pendampingan oleh Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) melalui proyek Urban Nexus. Kegiatan ini mendorong kaum

Selengkapnya
Karya Mereka
Communications Team

Cerita Muda: Peduli Masalah Lingkungan setelah Mengikuti Kegiatan Urban Nexus

Perempuan muda  berusia 23 tahun ini kerap disapa  Widya. Ia merupakan salah satu kaum muda  peserta program Urban Nexus Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) yang tinggal di Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Dahulu, saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), Widya memilih membatasi pertemanan di lingkungan rumahnya. Dia menganggap bersosialisasi wilayah tinggalnya akan membawa dampak buruk. Namun, pandangannya mengenai lingkungan sekitar berubah setelah mengikuti program Urban Nexus. Pada Desember 2021, ia mengikuti pelatihan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) oleh Yayasan Kausa Resiliensi Indonesia, mitra implementasi Plan Indonesia pada Urban Nexus. Awalnya, Widya mengikuti pelatihan ini karena permintaan

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Communications Team

Cerita Muda: Peka Bencana dan Aktif Kelola Sampah untuk Keselamatan Bersama

Alya merupakan seorang perempuan muda berusia 16 tahun yang tinggal di wilayah Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, DKI Jakarta. Saat ini, Alya sedang menempuh jenjang pendidikan menengah kejuruan kelas XI, jurusan perkantoran. Ia baru saja menyelesaikan praktik kerja lapangan di salah satu kantor percetakan di Jakarta, dan saat ini sedang menyelesaikan laporan untuk praktik kerja lapangannya tersebut. Namun demikian, di sela-sela kesibukannya, Alya masih aktif berkegiatan bersama rekan kaum muda lainnya yang tergabung dalam karang taruna kelurahan maupun unit RW di Krendang. Mereka baru-baru ini juga terlibat secara langsung dalam respons kebencanaan kebakaran yang sempat terjadi di wilayah Kelurahan Krendang pada

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Communications Team

Berjuang Beradaptasi dengan Perubahan Iklim

Udara panas begitu terasa berhembus sepanjang hari, itulah yang selalu dirasakan masyarakat Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur sepanjang musim kemarau. Dengan berbentuk pulau, masyarakat Lembata telah menghadapi dampak dari perubahan iklim terutama dalam ketersediaan air. Dengan hempasan air laut mengelilingi mereka, namun, permasalahan air untuk kehidupan sehari-hari selalu menjadi tantangan. Berangkat dari hal inilah, Osin (18 tahun), salah seorang anak di Kabupaten Lembata telah berupaya untuk beradaptasi dengan perubahan iklim. Berawal ketika Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) mengimplementasikan Child Centered Climate Change Adaptation Project (4CA Project) atau Proyek Adaptasi Perubahan Iklim yang Berpusat pada Anak di 32 desa dan

Selengkapnya
Ketahanan Masyarakat dan Respon Kemanusiaan
Communications Team

Studi Kasus Pelibatan dan Akuntabilitas Masyarakat, Respons di Lembata, Mamuju, dan Lumajang

Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) telah melakukan beberapa respons tanggap darurat pada 2021, yaitu letusan gunung berapi Ile Lewolotok dan siklon tropis di Lembata (Nusa Tenggara Timur/NTT provinsi), gempa bumi di Mamuju (Provinsi Sulawesi Barat), dan letusan Gunung Semeru di Lumajang (Provinsi Jawa Timur). Dalam merespons tanggap darurat ini, Plan Indonesia telah bekerja sama dengan Kelompok Kerja Pelibatan Masyarakat (Pokja PM) di tingkat subnasional. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan analisis terhadap penerapan tiga pilar PM dalam tanggap darurat di Lembata, Mamuju, dan Lumajang oleh Plan Indonesia. Pengalaman dan pembelajaran diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan akuntabilitas dan

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Communications Team

Dita dan Caranya Melindungi Diri Dari Kekerasan

Dita (12 tahun) adalah salah seorang anak penyintas bencana erupsi Gunung Semeru yang sudah terjadi kurang lebih empat bulan yang lalu. Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) sebagai salah satu lembaga kemanusiaan yang terus mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang saat ini untuk terus melakukan aktivitas di fase pemulihan. Berbagai kegiatan masih terus dilakukan, diantaranya terkait Child Protection in Emergency/CPiE atau perlindungan anak di situasi darurat. Dalam upaya melindungi anak-anak dan kaum muda perempuan di situasi darurat, Plan Indonesia bekerjasama dengan Tagana Kabupaten Lumajang mengampanyekan terkait No! Go! Tell!. No! Go! Tell! yang berarti No katakan “tidak” kepada pelaku kekerasan, Go

Selengkapnya
Ketahanan Masyarakat dan Respon Kemanusiaan
Communications Team

Plan Indonesia Distribusikan 487 Paket Alat Keselamatan dan 424 Paket Rekreasi bagi Penyintas Erupsi Gunung Semeru

Sejak empat bulan terakhir, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) secara konsisten terus menjalankan program bantuan di fase pemulihan pascabencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Pada fase ini, Plan Indonesia mendukung pemerintah untuk membantu penyintas, terutama anak-anak dan kaum muda perempuan, melalui program perlindungan anak dalam keadaan darurat (Child Protection in Emergency/CPiE). Hingga 26 Februari 2022, Plan Indonesia telah mendistribusikan 487 safety kits (paket alat keselamatan), dan 424 personal recreational kits (paket rekreasi pribadi) bagi anak-anak terdampak. Paket tersebut didistribusikan untuk delapan sekolah terdampak yang tersebar di Kabupaten Lumajang. Pemerintah Kabupaten Lumajang sendiri, hingga 15 Februari 2020

Selengkapnya