KESEHATAN seksual dan reproduksi remaja

Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja
Communications Team

Plan Indonesia Libatkan Remaja Mataram dan Lombok Utara

Plan Indonesia luncurkan program Let’s Talk di Nusa Tenggara Barat yakni di Mataram pada Selasa (26/1) dan di Kabupaten Lombok Utara pada Kamis (28/1) untuk menjembatani kesenjangan informasi dan akses layanan kesehatan seksual dan reproduksi bagi kaum muda. Lebih dari dua ribu kasus kehamilan di usia remaja 15-19 tahun terjadi di Mataram dan Lombok Utara pada 2018-2019. Minimnya akses terhadap informasi dan fasilitas kesehatan seksual dan reproduksi mendorong munculnya perkawinan usia anak dan kehamilan remaja.

Selengkapnya
Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja
Communications Team

Melalui proyek Yes I Do, 32 Perkawinan Anak berhasil digagalkan di Sukabumi, Rembang, dan Lombok Barat

Jakarta, 15 Oktober 2020 – Lewat Yes I Do, Plan International Indonesia (Plan Indonesia) telah berhasil menggagalkan 32 kasus perkawinan anak di tiga Kabupaten yakni Sukabumi, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Rembang. Jumlah kasus ini merupakan 24 persen dari total 168 kasus kekerasan pada anak yang berhasil dilaporkan ke Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD). Yes I Do merupakan proyek Plan Indonesia bersama aliansi Yes I Do, yang terdiri atas Lembaga Perlindungan Anak dan Remaja (LPAR), Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK), Rutgers WPF Indonesia, dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). Tujuan proyek Yes I Do  adalah pengurangan angka perkawinan usia

Selengkapnya
Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja
Communications Team

Plan Indonesia bagikan ribuan alat kebersihan dan perlengkapan sekolah di Lembata Nusa Tenggara Timur

Lembata, 13 Juli 2020 – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyumbangkan ribuan alat kebersihan dan perlengkapan sekolah kepada anak dan siswa didik dimulai pada Senin (13/7) hingga satu bulan ke depan di kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.  Pembagian paket perlengkapan manajemen kebersihan menstruasi (MKM) bagi 4.059 anak-anak berusia 10 hingga 18 tahun, serta 4.406 paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Pendistribusian alat kebersihan dan perlengkapan sekolah ini dilaksanakan di 79 desa dampingan Plan Indonesia di Kecamatan Omesuri, Buyasuri Ile Ape, Ile Ape Timur dan Lebatukan dalam upaya mendukung pemerintah dalam melakukan pencegahan Pandemik COVID-19. Saat distribusi Plan Indonesia dibantu relawan

Selengkapnya
Girls Get Equal
Communications Team

Plan International Indonesia Produksi Film Stop Perkawinan Anak

Jakarta, 9 Mei 2020 – Plan International Indonesia (PII) memproduksi film pendek bertema Stop Perkawinan Anak bagi kaum remaja Indonesia. Berjudul “Suara Kirana” film bercerita tentang remaja putri yang cita-citanya kandas karena menikah saat belajar di bangku Sekolah Menengah Atas. Suara Kirana berkisah tentang dua remaja SMA bernama Anggi dan Indra. Dalam perjalanan jurnalistik mereka berdua mencari kawan yang hilang, Kirana, ke Pantai Cisolok Sukabumi. Anggi dan Indra mendapat jawaban yang tak terduga: Kirana ternyata hilang bukan karena kejadian mistis, namun karena menikah saat masih bersekolah. Film yang dibintangi Laras Sardi, Jourdy Pranata, dan Dhea Seto karya produksi Plan International Indonesia

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Communications Team

Soal Cegah Perkawinan Anak, Bupati Lombok Barat Aktif Terlibat

Lombok Barat (17/02) undangan ngobrol santai bersama Bapak Bupati Lombok Barat, Bapak Fauzan Khalid disampaikan kepada manajer Project Yes I Do, Budi Kurniawan. Malam itu, bersama beberapa perwakilan Project Yes I DO (Plan Indonesia bersama LPAR, Pupuk, dan Reutgers) jadikan agenda ngobrol santai ini jadi penuh makna. Kira-kira apa lagi agenda yang akan dibuat oleh Lombok Barat untuk turunkan angka perkawinan anak? Apa saja yang bisa didukung oleh masyarakat? Simak obrolan tim Plan Indonesia bersama Pak Fauzan Lombok dianugerahi Pangripta Nusantara 2017 sebagai kabupaten yang mampu mengatasi dan mencegah pernikahan anak di usia dini dengan baik. Bagaimana pandangan bapak? Pada

Selengkapnya
Berita Dari Kami
Communications Team

Lombok Barat Siap Kerahkan Upaya Tekan Angka Perkawinan Anak

Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2018 menyatakan 1 dari 9 anak perempuan berumur 20-24 tahun menikah sebelum usia 18 tahun, dan 1 dari 100 laki-laki berumur 20-24 menikah sebelum usia 18 tahun. Dampaknya, bayi yang lahir dari ibu yang berusia di bawah 20 tahun 2 kali lebih besar kemungkinan meninggal selama 28 hari pertamanya. Untuk menekan angka perkawinan anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pun telah meluncurkan Strategi Nasional pencegahan perkawinan anak, bulan Januari lalu. Hal ini pula yang diperhatikan dan berusaha dicegah oleh pemerintah Lombok Barat. Dalam pertemuan diskusi keberlanjutan: Upaya Penurunan Angka Perkawinan Usia Anak Melalui

Selengkapnya
Berita Dari Kami
admin

PLAN INDONESIA MELATIH 59 FASILITATOR KPAD DI NUSA TENGGARA BARAT

Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) atas dukungan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Lombok Barat menyelenggarakan pelatihan untuk fasilitator Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD) sebagai bagian dari pendekatan Mekanisme Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Kegiatan ini berlangsung di Wisma Tambora, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (27/09). Kegiatan pelatihan yang sudah berlangsung selama 5 (lima) hari ini, diikuti oleh 59 fasilitator KPAD yang merupakan perwakilan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, Dinas P2KBP3A Kabupaten Lombok Barat, Lembaga Swadaya

Selengkapnya