SIMPANAN PELAJAR UNTUK 10.053 ANAK-ANAK DI LEMBATA

Semenjak diinisiasi delapan bulan lalu oleh Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), tabungan untuk anak dampingan yang diberi nama Simpanan Pelajar (Simpel) Siaga, terus berkembang pesat. Tabungan yang diberikan bagi 10.053 anak dampingan di Lembata dan bekerja sama dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Ankara tersebut kini tumbuh 47% secara saldo dari sejak kali pertama diluncurkan.

Dalam rapat evaluasi yang dilakukan Plan Indonesia bersama KSP Ankara, Selasa (9/8/2022) terungkap adanya peningkatan saldo yang cukup signifikan, yang awalnya sebesar Rp. Rp.2.513.250.000.- menjadi Rp.3.633.145.845.- sehingga terjadi penambahan saldo tabungan sebesar Rp.1.111.895.845.- (sudah termasuk bunga) atau sebesar 47% anak dampingan/orangtua yang aktif menabung.

Saat Simpel Siaga ini diluncurkan delapan bulan lalu, Plan Indonesia memberikan modal awal, senilai Rp 250.000 bagi setiap anak. Selanjutnya, masing-masing anak diajari atau diarahkan untuk menabung sendiri di rumah.

Apresiasi

Pertemuan evaluasi yang dilaksanakan di aula KSP Ankara tersebut dihadiri oleh Deputi Program Implementation Area Manager (DPAM) Lembata bersama staf Plan Indonesia lainnya dan juga General Manager KSP Ankara. Dalam pertemuan itu, Plan Indonesia melalui DPAM Lembata, Kornelis Sabon Ola menyampaikan apresiasi atas perkembangan positif tersebut. Dia juga memberikan beberapa masukan untuk KSP Ankara sebelum menandatangani kontrak kerja sama yang baru.

“Atas nama Plan Indonesia, saya mengapresiasi capaian bersama ini, dan berharap ke depannya, KSP Ankara memiliki corporate social responsibility (CSR), terutama yang memberikan kesejahteraan berupa dampak langsung terhadap anak dampingan dan keluarga, seperti air bersih, pendidikan ,dan kesehatan dan hal ini diharapkan bisa berlangsung rutin setiap tahunnya,” papar Kornelis. Dia melanjutkan, “Kami juga berharap dalam beberapa bulan ke depan, partisipasi anak maupun orangtua untuk menabung semakin meningkat dan bisa lebih dari 50%.”

General Manager KSP Ankara Yulius Plea menyampaikan, KSP Ankara tidak mempunyai CSR, namun mereka memiliki dana sosial, yang berjumlah 10% dari sisa hasil usaha (SHU) dan diperuntukkan bagi seluruh nasabah.

“Ke depan, kami berencana mengalokasikan untuk mendukung program Plan Indonesia sesuai dengan banyaknya nasabah dampingan,” kata Yulius.

Informasi lebih lengkap terkait Simpel Siaga ini bisa juga dibaca pada artikel sebelumnya di: https://plan-international.or.id/id/tabungan-pendidikan-untuk-chelsea-menggapai-cita/

Ditulis oleh: Hermanus Ama Lawe | Editor: Agus Haru