KARYA MEREKA

Karya Mereka
Communications Team

Merawat Semangat Kartini untuk Berdaya sebagai Wirausaha Perempuan Muda

Sumber: MediaIndonesia Penulis: Dina Mairawati, Youth Employment and Entrepreneurship Advisor Yayasan Plan International Indonesia Unsiyah Marhamah, Youth Engagement Specialist for Wired 4 Work! Project Yayasan Plan International Indonesia R.A Kartini atau yang dikenal Kartini adalah salah satu simbol perjuangan kesetaraan hak bagi perempuan di Indonesia. Meski aktivitasnya mulai terbatas di usia 12 tahun ketika harus tinggal tinggal di rumah untuk kemudian menikah, semangat Kartini untuk maju tak lantas surut. Berbekal kemampuan bahasa Belanda yang dipelajarinya selama bersekolah di ELS atau sekolah untuk anak-anak Eropa, ia meneruskan korespondensi dengan teman-temannya di Eropa dalam keadaan dipingit. Selama itu, muncul pula keinginannya untuk

Selengkapnya
Karya Mereka
Communications Team

Kisah Ismail Atasi Kekeringan di Tagawiti dengan Tanam dan Panen Air

Plan Indonesia melaksanakan proyek adaptasi perubahan iklim yang berpusat pada anak (Child Centered Climate Change Adaptation/4CA) di 32 desa dan 13 sekolah yang tersebar di Kecamatan Ile Ape dan Lebatukan, Kabupaten Lembata. Proyek ini berlangsung selama tiga tahun, mulai dari tahun 2016 hingga tahun 2018 untuk memberikan pelatihan terkait adaptasi perubahan iklim dan penanggulangan risiko bencana kepada masyarakat setempat.

Selengkapnya
Karya Mereka
Communications Team

Mensyukuri Pengalaman Membantu Penyintas Banjir Jabodetabek dan Karawang

Nama saya Wahyu Fitriani, Humanitarian & Resilience Program (HRP) Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia). Sehari-hari, saya bertugas membantu tim HRP dalam mempersiapkan kegiatan dan administrasi program. Namun, pada akhir Februari 2021, saya mencoba hal yang berbeda. Untuk pertama kalinya, saya terjun langsung sebagai relawan dalam kegiatan respons tanggap darurat Plan Indonesia. Sepanjang 24 Februari-10 Maret 2021, tim tanggap darurat Plan Indonesia bergerak membantu para penyintas banjir Jabodetabek dan Karawang. Khususnya, bagi mereka yang tinggal di daerah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang–dua daerah yang terus terdampak setelah hujan lebat di pertengahan Februari. Kepada 2.700 kepala keluarga atau 8.244 jiwa penerima

Selengkapnya
Girls Get Equal
Communications Team

Eifellyne: Cerita Tentang Kuliah, Aktivisme dan Komunitas Pendidikan

Eifellyne adalah mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Indonesia,Founder komunitas @KognitifProject komunitas pelajar untuk persiapan jenjang Perguruan Tinggi, dan Tim Advokasi 2030 Youth Force. Di tahun 2018, Eifellyne menjadi salah satu peserta Girls Takeover #SehariJadiPemimpin dalam rangka International day of the Girl. Di mana ia menjadi Direktur Program Yayasan Plan International Indonesia sehari. Tim Plan Indonesia, berkesempatan untuk berbincang kembali bersama Eifellyne, pasca tiga tahun menjadi alumni peserta Girls Takeover #SehariJadiPemimpin. Hai Eifellyne, bagaimana kabarmu? Halo, Kak, Puji syukur kabarku baik. Saat ini aku sedang semangat menjalani kuliah online dan aktif di beberapa komunitas, baik di dalam kampus atau di luar kampus

Selengkapnya
Karya Mereka
Communications Team

SAFE Seas Project Meningkatkan Akuntabilitas dan Akses Pemulihan Perlindungan Awak Kapal Perikanan Bersama dengan Pemerintah Indonesia

Menangkap ikan adalah salah satu pekerjaan yang paling berbahaya di dunia, karena awak kapal perikanan (AKP) harus menanggung jam kerja yang panjang dalam kondisi kerja yang intens. Tingkat kecelakaan bahkan sampai kematian dalam penangkapan ikan termasuk tinggi di sebagian negara, termasuk Indonesia. Kesehatan dan keselamatan di sektor perikanan masih kerap terabaikan. Belum lagi, kebanyakan pekerja perikanan berlatar belakang kelompok terpinggirkan dan rentan. Bahaya kesehatan dan keselamatan kerja dapat dikaitkan dengan kerja paksa, jeratan hutang, diskriminasi, dan pelanggaran hak asasi manusia. Bahaya dari risiko ini tetap di abaikan dan tidak tertangani karena kesejangan dalam pengetahuan, pengawasan, dan pencegahan. Dalam menegakan hak

Selengkapnya
Karya Mereka
Communications Team

Serafina Bete: Being The Voice of People with Disabilities

Serafina Bete, known as Mama Fina, is a WASH activist, specializing in advocating for people with disabilities. She is currently the Coordinator of PERSANI (Persatuan Tuna Daksa Kristiani/Christian Disability Society) in East Nusa Tenggara, Indonesia. For years, she has been the voice for people with disabilities in many sectors. Mama Fina has been actively campaigning for inclusive access Sanitation and Hygiene facilities for people with disabilities in East Nusa Tenggara through PERSANI. Mama Fina believes that sanitation facilities such as toilets should be made accessible to everyone, including wheelchair users, pregnant women, and elderly people. Serafina encouraged every stakeholder, including

Selengkapnya
Karya Mereka
Communications Team

Bulqia: A Deaf Male Activist Who Talks About Menstruation Hygiene Management

Bulqia is a male feminist and a youth activist. Bulqia has had hearing impairment ever since he was born fifteen years ago. He is currently a student  at Special Education School in the city of Mataram, West Nusa Tenggara. Having been a peer educator since February 2020, Bulqia is responsible to educate his friends about the importance of Menstrual Hygiene Management (MHM) especially at school. He aspires to change a longstanding mindset that menstruation is only women’s responsibility. He believes that men need to learn about it as well before they can offer help to their female friends. His view

Selengkapnya
Girls Get Equal
Communications Team

Opini Aulia: Freedom Online dan Kekerasan Berbasis Gender Online

Aulia, 15 Tahun asal Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara menceritakan pendapatnya tentang Freedom Online dan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Berikut percakapan Aulia bersama Plan Indonesia Menurut Aulia apa itu Freedom Online? Freedom online atau kebebasan mengunakan sosial media merupakan kebebasan seseorang dalam mengunakan sosial media pada berbagai bidang atau hal secara bertanggung jawab. Freedom online perlu digunakan dimaknai secara. Contoh dari freedom online yang bernilai positif ialah pembentukan norma-norma global yang baik, keterlibatan sesorang dalam suatu kegiatan positif yang dilakukan secara daring, dan lain sebagainya. Namun, ada juga yang menyalahartikan kebebasan berinternet, di mana penggunanya malah menyebarkan konten negative,

Selengkapnya