Plan International, organisasi hak anak perempuan sambut baik fitur privasi terbaru TikTok

Menanggapi pengumuman TikTok yang baru saja meluncurkan fitur privasi terbaru bagi pengguna di bawah 16 tahun, Sarah Carson, Head of Campaigns Plan International mengungkapkan bahwa fitur privasi terbaru TikTok merupakan kabar gembira yang menunjukan bahwa TikTok mengambil tindakan nyata untuk memastikan keamanan anak perempuan serta anak-anak di platform mereka, dan memastikan mereka memiliki agensi yang lebih baik.

Menanggapi pengumuman TikTok yang baru saja meluncurkan fitur privasi terbaru bagi pengguna di bawah 16 tahun, Sarah Carson, Head of Campaigns Plan International, organisasi hak anak perempuan terkemuka yang telah mengkampanyekan pentingnya alat pelaporan yang lebih baik untuk mengatasi pelecehan online, mengungkapkan:

“Fitur privasi terbaru ini merupakan kabar gembira yang menunjukan bahwa TikTok mengambil tindakan nyata untuk memastikan keamanan anak perempuan serta anak-anak di platform mereka, dan memastikan mereka memiliki agensi yang lebih baik.”

Plan International menemukan bahwa pelecehan secara online telah menjadi semakin marak, sehingga satu dari lima anak perempuan (19%) telah berhenti menggunakan atau secara signifikan mengurangi penggunaan media sosial. Sementara satu dari sepuluh (12%) lainnya telah mengubah cara mereka mengekspresikan diri.

Anak perempuan di negara-negara berpenghasilan tinggi dan rendah bersama-sama telah memberi tahu Plan International bahwa mereka secara rutin menjadi sasaran pesan eksplisit, foto-foto pornografi, cyberstalking, dan bentuk-bentuk pelecehan lainnya. Di dunia yang semakin digital, ancaman-ancaman ini sangat melemahkan dan mempengaruhi kemampuan anak perempuan untuk dilihat, didengar dan menjadi pemimpin.

Sarah Carson juga menambahkan “anak perempuan – seperti semua pengguna platform digital – memiliki hak untuk merasa aman dalam platform online dan dapat berbicara tanpa rasa takut. Kami senang melihat TikTok berinvestasi dalam langkah-langkah untuk membuat platform mereka menjadi lebih aman, dan penting juga bagi mereka dan seluruh perusahaan media sosial untuk terus melakukan inisiatif seperti ini.”