PELATIHAN KAUM MUDA SIAGA BENCANA BUAT DENIS MAKIN PERCAYA DIRI

Denis (tengah,duduk) berfoto bersama  peserta Pelatihan Kaum Muda Siaga Bencana, (Taman Herbal Insani/25 September 2022)

Banjir, tumpukan sampah, kebakaran dan pelbagai kerusakan lingkungan lainnya adalah hal yang rentan terjadi sebagai konsekuensi tinggal berdekatan dengan Ibu Kota Jakarta yang penduduknya semakin padat. Ingin berbuat sesuatu untuk lingkungan, apa daya kaum mudanya merasa tak berdaya.

Inilah yang menjadi keresahan Denis, 22 tahun, salah seorang peserta program Urban Nexus Fase 2 yang dilaksanakan MDMC sebagai mitra Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia). Dia mengaku sebelum mengikuti program Urban Nexus 2, hidupnya monoton, hanya menghabiskan waktu berkumpul bersama teman-temannya. Hingga Ketua RW mengajak dirinya mengikuti pelatihan kaum muda siaga bencana dari program Urban Nexus.

“Awalnya saya tidak begitu tertarik mengikuti pelatihan ini. Tapi setelah ikut beberapa pelatihan, kok makin seru jadi ada kegiatan, yang biasanya saya hari Minggu kadang di rumah saja, ini jadi ada kegiatan.” ungkap Denis.

Denis (bertopi) serius mengikuti pelatihan dari Urban Nexus Fase 2 oleh MDMC mitra Yayasan Plan International Indonesia

Denis merasa mendapatkan banyak manfaat usai mengikuti program Urban Nexus Fase 2 selama dua minggu. Ia mendapatkan pelbagai pelatihan seperti peningkatan kapasitas kepemimpinan, komunikasi, Gender dan Inklusi Sosial (GESI), dan pengurangan risiko bencana.

Alhasil, pelatihan ini membuatnya mendapatkan banyak teman baru, menjadi lebih produktif dan semakin percaya diri. Bahkan, pada sesi pelatihan, Denis tampil percaya diri mempresentasikan peta wilayah tempat ia tinggal yang memiliki risiko bencana.

“Program Uban Nexus juga banyak mengajarkan pengetahuan yang masih banyak belum saya ketahui, kalau ada sedikit bosan mendengarkan materi diselingi ice breaking dan games kreatif.” tambahnya.

Selain itu, Denis juga berpendapat bahwa pelatihan penting bagi orang muda seusianya, apalagi yang tinggal di wilayah padat penduduk. Menurutnya saat ini kaum muda lebih banyak mengandalkan orang tua untuk merawat lingkungan. Padahal, kaum muda juga memiliki tanggung jawab besar berkontribusi menyelamatkan bumi dari risiko bencana.

Denis mengajak 3 temannya untuk mengikuti pelatihan kaum muda tanggap bencana

Ke depan, Denis berencana untuk mengikuti lebih banyak pelatihan agar mendapatkan banyak pengetahuan baru. Ia juga mengajak temannya bergabung agar bersama-sama berkontribusi terhadap lingkungan.

Tentang Urban Nexus Fase 2

Urban Nexus Fase 2 dilaksanakan Plan Indonesia untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, aman dan tangguh melalui pemberdayaan dan kepemimpinan kaum muda masyarakat perkotaan di Kota Depok. Program ini dilaksanakan bersama MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) dan Teens Go Green (TGG) didukung Plan International Australia dan ANCP-DFAT.

Penulis

Dila Farhani Nurrahman
Program Officer MDMC