Cerita Work in Tech Indonesia – Menemukan Harapan lewat Pelatihan IT Support

Peserta Work In Tech Indonesia

Anya, 19 tahun, Bojonegoro, Jawa Timur

Anya, Peserta Work in Tech Indonesia Batch 2

Nama saya Anya (19 tahun), peserta program Work in Tech Indonesia batch 2 dari Bojonegoro, Jawa Timur. Saat ini, saya sedang menempuh perkuliahan di jurusan ekonomi pembangunan pada salah satu universitas di Bojonegoro.

Pada awal pandemi COVID-19, ekonomi keluarga saya sempat terhambat karena lockdown. Saya juga sempat kebingungan dalam mencari aktivitas sambal menunggu panggilan kerja.

Saat itu, saya mencoba menjelajahi Coursera dan menemukan program IT Support dari Work in Tech Indonesia. Saya pun mencoba mendaftar dan alhamdulillah, diterima. Pelatihan ini sesuai dengan minat saya di dunia IT. Saya sudah menyukai dunia teknologi sejak masih kelas 3 SD. Saya bahkan tertarik untuk mempelajari bagian-bagian dalam mesin laptop untuk menekuni kegemaran saya.

Sekarang, peradaban sudah semakin canggih. Banyak orang bilang, kemampuan di bidang IT sangat dibutuhkan untuk membuat hidup lebih lancar. Berbekal pengetahuan ini dan minat di bidang IT, saya pun menekuni pelatihan IT Support di Coursera di tengah lockdown. Saya selalu menyempatkan waktu untuk menjalani pelatihan, baik itu setelah pulang kuliah atau di akhir pekan.

Memang, sempat ada kendala dalam pelatihan. Misalnya, karena masalah perangkat yang saya gunakan dan jaringan. Namun, kendala ini tidak menyurutkan semangat saya untuk terus belajar. Setelah mengambil jeda sekitar satu atau dua hari, saya pasti belajar kembali. Adanya kerja kelompok di universitas juga membuat saya semakin bersemangat menjalani program Work in Tech Indonesia. Saya senang sekali bisa bertemu dengan banyak orang hebat di program ini. Saya bangga karena mampu mendorong diri saya untuk membuka diri kepada dunia luar melalui Work in Tech Indonesia.

Amar, 23 Tahun, Mojokerto, Jawa Timur

Amar, 23 Tahun, Mojokerto, Jawa Timur

Saya Amar (23 tahun), pekerja IT sekaligus peserta pelatihan Work in Tech Indonesia batch 1 dari Mojokerto, Jawa Timur. Pandemi COVID-19 dan adanya kebijakan pemberlakuan pembatasan sosial secara serentak sangat memengaruhi kehidupan saya.

Sebelumnya, saya membuka wirausaha di bidang servis komputer atau ponsel. Pandemi COVID-19 menghambat usaha ini. Saya kesulitan memperoleh komponen elektronik dan juga berhadapan dengan harga komponen elektronik yang meningkat. Akhirnya, saya dan tim memutuskan untuk tidak melanjutkan usaha kami. Keputusan tersebut mengharuskan kami semua, termasuk saya, untuk merencanakan dan menentukan langkah kami masing-masing. Tentunya, ini sangat berdampak terhadap sumber penghasilan keluarga.

Saat sedang memulai rencana baru, saya menghadapi beberapa kendala. Salah satunya, terkait level keterampilan dan pengalaman di bidang IT yang masih sangat minim, sehingga sering tidak kompatibel dengan banyak lowongan kerja yang ada. Selain itu, faktor latar belakang pendidikan terakhir juga menjadi tantangan tersendiri. Meskipun pernah menempuh kuliah, saya tidak menjalaninya hingga sampai selesai. Ini memotivasi saya dalam mendaftarkan diri ke program Work in Tech Indonesia. Saya ingin mengasah kembali keterampilan di bidang IT dari awal, agar memperoleh pemahaman yang lebih komperhensif dan terstruktur. Selain itu, saya sudah lama tertarik dengan bidang IT dan beberapa tahun terakhir ini, peluang kerjanya juga semakin banyak. Hampir semua bidang pekerjaan yang ada saat ini mengalami transformasi dengan menerapkan atau memanfaatkan peran IT. Sehingga, IT dapat dikatakan menjadi keterampilan dasar yang wajib dimiliki setiap orang, apa pun profesinya.

Saya pun memanfaatkan waktu luang untuk menyelesaikan setiap materi pelatihan di Coursera. Dalam prosesnya, saya sempat kesulitan memahami konsep di beberapa materi yang baru saya pelajari. Saya sempat mengulang beberapa hari untuk memahaminya. Akibatnya, saya sempat jenuh dan memutuskan untuk istirahat dulu selama beberapa waktu.

Selama beristirahat, saya kembali merenungi alasan mengapa memutuskan mengikuti program ini. Hal itu membantu saya kembali menemukan semangat belajar.

Hal paling berharga yang saya dapatkan dari proses mengikuti kursus ini adalah kesempatan untuk mempelajari materi yang telah disusun sedemikian baik. Saya jadi lebih dapat memahami materi IT Support dengan komperhensif dan terstruktur.

Saya merasa bersyukur dapat mengikuti kursus ini. Melalui kursus ini, saya dapat ”menambal” banyak bagian pengetahuan/pemahaman tentang IT yang selama ini terlewat atau baru saya pelajari.

Setelah menyelesaikan kursus Work in Tech Indonesia dan kursus intensif lainnya, saya kini sudah menemukan pekerjaan di tempat baru. Kini, saya bekerja sebagai Cyber Security di sebuah perusahaan. Sehari-hari, saya melakukan monitoring dan review terhadap aktivitas di jaringan.

Bagi teman-teman yang mau ikut belajar melalui Work in Tech Indonesia, saran saya adalah selalu pertimbangkan dan sesuaikan ritme belajarmu dengan kondisi masing-masing. Hal ini akan membantu, sehingga kamu tidak merasa terburu-buru atau terbebani saat belajar. Ada baiknya juga untuk menetapkan tujuan atau bidang yang benar-benar ingin digeluti, agar bisa tetap fokus sampai akhir.

Ai, 25 Tahun, Karawang, Jawa Barat

Ai, Peserta Work in Tech Indonesia

Halo. Nama saya Ai (25 tahun), peserta Work in Tech Indonesia dari Jawa Barat. Saya adalah seorang lulusan di bidang Teknik Elektro dan kini bekerja sebagai salah seorang staf IT security di Jakarta.

Pada awal masa pandemi COVID-19, saya sempat kesulitan mendapatkan pekerjaan. Terutama, pekerjaan yang tidak berhubungan dengan latar pendidikan saya. Pendapatan keluarga saya juga berkurang, karena pendapatan ibu menurun selama pandemi.

Saya telah mencoba melamar ke berbagai perusahaan, namun hanya mendapatkan sedikit sekali balasan. Selain itu, saya juga sempat dibandingkan dengan pelamar lain yang sudah memiliki pengalaman bekerja. Prosesnya memang melelahkan, tapi saya mencoba bersabar dan terus mencari pekerjaan baru.

Setelah cukup lama mencoba, saya akhirnya mendapatkan pekerjaan di bidang IT—bidang yang ada di luar latar belakang pendidikan saya. Untuk memudahkan diri beradaptasi, saya juga mencoba bergabung ke program Work in Tech Indonesia. Beberapa materi dalam kursus IT Support yang diberikan Work in Tech Indonesia berhubungan dengan pekerjaan saya. Sehingga, saya jadi lebih mudah beradaptasi dengan pekerjaan baru ini.

Ada yang bertanya, kenapa saya tertarik untuk bekerja di bidang IT, meski bidang ini berbeda dengan pendidikan saya. Jawabannya, saya merasa bahwa teknologi akan terus berkembang. Teknologi informasi juga mempermudah kehidupan kita sehari-hari. Saya pun tertarik mengikuti perkembangannya, karena saya merasa akan semakin berkembang juga jika mengikuti perubahan di dunia IT.

Sekarang, saya sudah menyelesaikan seluruh rangkaian kursus Work in Tech Indonesia di Coursera. Saya mengambil sekitar 1-2 jam sehari agar bisa menyelesaikan kursus ini tepat waktu. Saya sempat mengalami kendala dalam mengelola waktu ketika menjalani kursus. Sebab, saya memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan bersama dengan waktu kursus ini. Namun, saya berhasil menemukan cara yang tepat, yaitu dengan mengikuti kursus setiap akhir pekan.

Saya terbantu dengan beasiswa yang diberikan Yayasan Plan International Indonesia dan INCO Academy melalui Work in Tech Indonesia. Berkat beasiswa ini, saya bisa mengakses Coursera dan mempelajari berbagai materi, mengikuti webinar, dan menjalani pelatihan soft skill yang bisa diterapkan di dunia kerja. Materi yang diberikan bermanfaat dan mudah dipahami, bagi saya yang tidak memiliki latar pendidikan IT sekalipun. Beberapa pelatihan juga diberikan dalam Bahasa Indonesia, memudahkan saya memahami isinya.

Setelah menyelesaikan kursus ini, saya ingin terus belajar. Terutama, agar saya bisa berkembang secara profesional dan bisa terus membantu keluarga saya dari segi finansial. Dalam dua tahun ke depan, saya ingin terus belajar di bidang IT, dengan target menjadi seorang pemimpin untuk beberapa tim lima tahun kemudian. Kemudian, 10 tahun lagi, saya ingin mencapai kebebasan finansial, agar saya bisa melakukan apa pun yang saya inginkan.

Buat teman-teman yang ingin bergabung ke Work in Tech seperti saya, saran saya adalah untuk benar-benar memperhatikan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan kursus. Dari situ, kita bisa menentukan timeline untuk menyelesaikan target kursusnya. Ingat, yang terpenting adalah fokus dan konsisten. Dengan demikian, Anda pasti bisa menyelesaikan kursus dan mendapat manfaat dari Work in Tech Indonesia.