CALL FOR PROPOSAL: CAPACITY BUILDING WORKSHOP (OFFLINE) ‘BRIDGES TO THE FUTURE’: ASEAN YOUTH EMPLOYMENT’ SEPTEMBER 2022

LATAR BELAKANG

Sejak dimulai pada September 2020, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) melalui salah satu proyeknya bernama ‘Bridges to the Future: ASEAN Youth Employment (BTF)’ yang dinaungi oleh program Ketenagakerjaan dan Kewirausahaan Kaum Muda (YEE), mengimplementasikan kegiatan pelatihan kesiapan kerja bagi kaum muda berusia 18-29 tahun yang terdampak oleh pandemik COVID-19 secara ekonomi.

Proyek yang didukung penuh oleh lembaga filantropi Google.org ini berupaya menjangkau sejumlah 5.200 kaum muda yang berdomisili utamanya di Jabodetabek untuk mendapatkan akses pelatihan kerja (soft skill dan technical skill), pendampingan (mentoring dan career coaching), dukungan psikososial, dan penyaluran kerja secara gratis. Dari 5.200 peserta yang terekrut, 3.200 diproyeksikan sebagai ‘direct beneficiaries’ yang telah mendapatkan pelatihan kesiapan kerja langsung secara bertahap dan 2.000 lainnya merupakan ‘indirect beneficiaries’ yang mendapatkan pendampingan dalam proses penyaluran kerja melalui kegiatan bursa kerja/job fair.

Menuju masa akhir proyek di Oktober 2022, pada bulan Agustus Bridges to the Future telah berhasil menyediakan pelatihan soft skill bagi 3.472 kaum muda dan pelatihan teknis bagi 1.323 kaum muda, yang 1.285 diantaranya telah berhasil mendapatkan pekerjaan (56,7% Perempuan; 43,3% laki-laki; 1,9% disabilitas). Dalam perjalanannya, BTF juga mewadahi partisipasi aktif peserta untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan komunitas dan mendapatkan ruang untuk meningkatkan kapasitas dan pengalaman dirinya melalui kontribusi sebagai ‘Youth Champion BTF’.

Sebagai ‘Youth Champion BTF’, para peserta yang disebut sebagai Brightees terkategorisasi melalui berbagai peran, diantaranya menjadi Buddies (perwakilan kelas dalam persiapan pelatihan soft skill); Typist (pengetik closed caption dalam kegiatan virtual untuk menyediakan akses bagi peserta dengan disabilitas Tuli); Focal Point Mentoring (yang membantu menginformasikan kegiatan mentoring BTF di grup peserta); MC/Moderator (yang menjadi MC/Moderator dalam kegiatan virtual BTF), PIC untuk Sharing Info Lowongan Kerja, Tim pelaksana kegiatan Cangkir (Bincang Karier) maupun Canthing (Bincang Everything), dan Career Buddies untuk menyediakan review CV dan Interview Kerja.

Selain menjadi tim aktif yang mampu mendukung beragam kegiatan BTF, kehadiran puluhan Youth Champion (20 YC aktif dan 30 lainnya merupakan Brightees yang aktif berpartisipasi) untuk melakukan kegiatan sukarela bagi komunitas BTF diantara 3000-an Brightees yang dinaungi oleh komunitas BTF secara langsung merupakan sampel yang dapat merepresentasikan adanya potensi berkontribusi, keinginan berkembang, dan bibit kepemimpinan dari kaum muda tersebut. Hal ini menjadi penanda yang baik, yaitu jika mereka dapat dibekali lebih dengan peningkatan kapasitas, maka mereka berpotensi untuk dapat menjadi pemimpin/penggerak di masa masa depan, dimulai dari diri dan lingkungannya masing-masing.

Berdasarkan asesmen pada potensi tersebut, Bridges to the Future berupaya menyediakan dukungan bagi Brightees pilihan yang paling kontributif dan dedikatif ini melalui kegiatan peningkatan kapasitas (capacity building) melalui pelatihan tatap muka selama dua hari satu malam, dengan tujuan pembekalan tahap lanjut untuk mempersiapkan diri mereka sebagai pemimpin masa depan dan apresiasi atas semangat kontribusi mereka. Selain apresiasi dalam bentuk pertemuan tatap muka tersebut, BTF juga akan mempersiapkan dukungan bagi Brightees lainnya yang aktif melalui tes minat bakat, produksi working kits sebagai merchandise, serta produksi buku berisi kumpulan testimoni perjalanan kisah bertumbuh para Brightees selama mengikuti kegiatan BTF yang berjudul ‘Treasure of Bridges to the Future’. Seluruh dukungan ini akan dibantu sediakan oleh konsultan/vendor terpilih.

TUJUAN

  1. Menyediakan kegiatan peningkatan kapasitas (capacity building) secara tatap muka kepada 50 Brightees BTF meliputi materi pengembangan diri dan karier, termasuk jasa konsultasi dan fasilitasi, pengembangan materi, persiapan dan pembiayaan venue, administrasi, pendampingan, dokumentasi, visibility, tes antigen seluruh peserta, serta laporan akhir
  2. Mengimplementasikan pembekalan karier dan pengembangan diri tahap lanjut untuk mempersiapkan peserta sebagai pemimpin potensial di masa depan
  3. Menyediakan dukungan tes minat bakat oleh Lembaga yang telah terverifikasi kepada 50 peserta terpilih
  4. Memproduksi buku kisah bertumbuh Brightees berjudul ‘Treasure of Bridges to the Future’ dengan materi yang telah disiapkan oleh tim BTF. Produksi meliputi desain layout, cetak, review, dan pengiriman
  5. Memproduksi merchandise BTF sejumlah 120 item

HARAPAN HASIL

  1. Terselenggara kegiatan peningkatan kapasitas (capacity building) secara tatap muka kepada 50 Brightees BTF meliputi materi pengembangan diri dan karier, termasuk jasa konsultasi dan fasilitasi, pengembangan materi, persiapan dan pembiayaan venue, administrasi, pendampingan, dokumentasi, visibility, tes antigen seluruh peserta, serta laporan akhir
  2. Terimplementasi pembekalan karier dan pengembangan diri tahap lanjut untuk mempersiapkan peserta sebagai pemimpin potensial di masa depan
  3. Tersedia dukungan tes minat bakat oleh lembaga yang telah terverifikasi kepada 50 peserta terpilih
  4. Produksi buku kisah bertumbuh Brightees berjudul ‘Treasure of Bridges to the Future’ dengan materi yang telah disiapkan oleh tim BTF. Produksi meliputi desain layout, cetak, review, dan pengiriman
  5. Produksi merchandise BTF sejumlah 120 item

TEKNIS PELAKSANAAN

Berdasarkan asesmen pada kebutuhan kaum muda dan dunia profesional pada karakter dan skill yang paling resilien, serta persiapan pada optimalisasi temuan pembelajaran pada closing proyek Bridges to the Future, berikut adalah rancangan agenda dan materi yang akan dihantarkan:

KRITERIA KONSULTAN

  1. Mampu menyediakan sumber daya (tim) dan strategi kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan offline capacity building bagi peserta Bridges to the Future
  2. Mengetahui, mampu mengembangkan dan mengimplementasikan fasilitasi materi terkait karier dan pengembangan diri bagi kaum muda yang dibuktikan dengan pengalalaman kegiatan yang sudah pernah dijalankan
  3. Memiliki keterampilan dalam pendampingan kegiatan yang inklusif disabilitas
  4. Memahami dan mematuhi pedoman kode etik Plan Indonesia
  5. Berkomitmen pada perlindungan anak, partisipasi kaum muda dan transformatif gender
  6. Berorientasi pada tujuan, kolaboratif, kreatif, dinamis, tech savvy, dan bertanggung jawab
  7. Akan disukai apabila memiliki pengalaman dengan Yayasan, Organisasi Non Profit, Pemerintah, dan Sektor Privat yang fokus pada peningkatan kapasitas kaum muda

PRINSIP, PENDEKATAN DAN KODE ETIK DI YPII

Staf dan Konsultan Plan Indonesia harus mematuhi Plan International Child and Youth Safeguarding and Protection. Konsultan harus mengikuti Prinsip Etis untuk melibatkan subjek manusia dalam kegiatan dan mendapatkan persetujuan tertulis atau lisan dari subjek manusia. Apabila kegiatan melibatkan subjek umur anak-anak dibawah 18 tahun, maka izin dari orang tua harus didapatkan. Persetujuan yang ditandatangani oleh setiap anak dan atau orang tuanya perlu dilakukan setelah menjelaskan tujuan kegiatan dan manfaatnya.

Semua proyek yang dikelola oleh Plan Indonesia dan para mitranya, juga harus sejalan dengan ambisi global Plan International untuk menjangkau 100 juta anak perempuan, menggunakan pendekatan transformatif gender dalam melaksanakan tugasnya. Dalam penugasan ini, Vendor diharapkan dapat menerapkan pendekatan transformatif gender melalui penyampaian norma gender, penguatan lembaga perempuan dan perempuan muda, memajukan kondisi dan posisi perempuan dan perempuan, bekerja sama dengan laki-laki dan laki-laki untuk merangkul kesetaraan gender, menjawab kebutuhan dan minat anak perempuan dan laki-laki dalam semua keragaman mereka, dan membina lingkungan yang memungkinkan kesetaraan gender dan hak-hak anak perempuan.

PENGIRIMAN APLIKASI

Calon konsultan mengirimkan aplikasi ke yayasan.procurement@plan-international.org dengan subjek “Konsultan Offline Capacity Building BTF_Nama Organisasi Konsultan” sebelum 4 September 2022 jam 17.00 WIB dengan melampirkan dokumen yang dipersyaratkan sebagai berikut:

  1. Surat pernyataan minat, baik dari konsultan ataupun organisasi yang tertarik mengikuti kegiatan ini
  2. Proposal kegiatan beserta dengan anggaran yang diusulkan (termasuk pajak progresif). Proposal memuat :
    • Tujuan kegiatan;
    • Target peserta;
    • Deskripsi dan strategi implementasi kegiatan;
    • Identifikasi waktu kegiatan atau timeline;
    • Detil anggaran kegiatan (beserta dengan pajak);
  3. Profil Organisasi dengan informasi tentang :
    • Pekerjaan yang relevan (portofolio);
    • CV personel yang terlibat dalam penugasan dan tanggung jawab atau peran utama mereka dalam penugasan tersebut.
  4. Pelamar harus menulis proposal dengan detail perencanaan implementasi dan anggaran keseluruhan untuk kegiatan, dan semua biaya terkait termasuk biaya protokol kesehatan, perjalanan, lokakarya dan pertemuan (jika hal ini berlaku karena pandemik COVID-19).
  5. Setiap proposal yang tidak memasukkan rincian anggaran tidak akan dipertimbangkan. Rincian anggaran termasuk biaya perjalanan dan biaya kegiatan terkait lainnya serta pajak penghasilan yang akan dipotong. Untuk seluruh personel yang terlibat dalam kerangka kegaiatan diatas.
  6. Contoh produk portofolio oleh tim konsultan atau personal dalam bahasa Inggris dan / atau bahasa Indonesia jika tersedia

Seluruh penawaran yang diterima akan diperlakukan secara rahasia

Hanya kandidat terpilih yang akan menerima pemberitahuan lebih lanjut dan diundang untuk wawancara. 

Plan Indonesia mendorong Perempuan Indonesia yang memiliki usaha untuk berpartisipasi”