Reports & Studies

Adolescent Health and Agency
Communications Team

Studi Perkawinan Bukan Untuk Anak: Potret Perkawinan Anak di 7 Daerah Paska Perubahan UU Perkawinan

Perkawinan anak menjadi salah satu permasalahan sosial yang pelik di Indonesia, kompleks serta multi dimensi. Indonesia menduduki peringkat ke-2 di ASEAN dan peringkat ke-8 di dunia untuk kasus perkawinan anak. Meskipun perubahan Undang-undang Perkawinan telah mengatur batas minimal perkawinan menjadi 19 tahun serta memperketat aturan dispensasi kawin, praktik perkawinan anak masih kerap terjadi. Secara nasional, angka perkawinan anak menurun namun penurunannya belum signifikan. Bahkan, 22 dari 34 propinsi memiliki angka perkawinan anak lebih tinggi dari rata-rata nasional. Hal ini menunjukkan kebijakan saja belum cukup untuk menekan laju perkawinan anak. Berangkat dari permasalahan ini, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bersama

Read More
Girls Get Equal
Communications Team

Girls Takeover 2020 Report: A Day As A Leader

Commemorating International Girls Day 2020, Plan International Indonesia Foundation (Plan Indonesia) conducted a series of activities of  Girls Takeover: A Day Being a Leader 2020 in October 2020. This year’s campaign theme focuses on one of the demands of Plan International’s global campaign, Girls Get Equal, namely ‘Equal Freedom’ for girls through the hashtag #FreedomOnline. Thousands of children and young people participated in this series of activity and 5 (five) of them succeeded in becoming representatives of girls’ voices in expressing the importance of freedom of expression and security in accessing the online world. Leader figures including Najwa Shihab, Hannah

Read More
Girls Get Equal
Communications Team

Laporan Girls Takeover: Sehari Jadi Pemimpin 2020

Dalam rangka menyambut Hari Anak Perempuan International 2020 Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) kembali mengadakan rangkaian kegiatan Girls Takeover: Sehari Jadi Pemimpin 2020 bulan Oktober 2020. Tema kampanye tahun ini berfokus pada salah satu tuntutan kampanye global Plan International, Girls Get Equal, yaitu ‘Equal Freedom’ atau kebesasan setara bagi anak perempuan melalui hashtag #FreedomOnline Ribuan anak dan kaum muda turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan 5 (lima) diantaranya berhasil menjadi perwakilan suara anak perempuan dalam menyuarakan pentingnya kebebasan berekspresi dan keamanan dalam mengakses dunia daring. Para tokoh pemimpin diantaranya Najwa Shihab, Hannah Al Rashid, Muhammad Farhan, Budiman Sudjatmiko dan

Read More
Ketahanan Masyarakat dan Respon Kemanusiaan
Communications Team

Cerdas, Berhasil, Kuat: Investasi Pendidikan Bagi Remaja Perempuan di Masa Pemulihan COVID-19

Laporan baru Plan International menunjukan bahwa COVID-19 menyebabkan disrupsi bersejarah pada pendidikan sekolah menengah ke atas bagi perempuan di seluruh Asia Tenggara dan Pasifik dan peningkatan perkawinan anak dan kekerasan berbasis gender yang mengkhawatirkan. Satu tahun sejak implementasi kebijakan lockdown COVID-19, Plan International, telah menyuarakan keprihatinan terhadap hasil pendidikan remaja perempuan di seluruh Asia Tenggara dan Pasifik. Penelitian baru oleh organisasi mengungkapkan banyak anak perempuan terpaksa putus sekolah, terbebani mengerjakan tugas-tugas rumah tangga, atau dipaksa untuk kawin dan bahkan mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Temuan ini terpapar dalam laporan terbaru Smart, Successful, Strong: the case for investing in Adolescent girls’

Read More
Adolescent Health and Agency
Communications Team

Policy Brief – Perkawinan Anak di Masa Pandemik COVID-19

Policy brief ini membahas tentang dampak buruk pandemik COVID-19 terhadap isu pencegahan perkawinan anak. Bebagai penyebab masalah seperti minimnya akses pendidikan dan rendahnya kemampuan ekonomi masyarakat kini semakin memburuk sehingga mengakibatkan meningkatnya kasus perkawinan anak, salah satunya ditandai dengan meningkatnya angka permohonan dispensasi. Rekomendasi dalam policy brief ini mencakup untuk mengawal implementasi Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak (Stranas PPA), mengintegrasikan Stranas PPA dalam perencanaan dan pembangunan daerah, serta sinergi berbagai pihak termasuk mengambil pembelajaran dari berbagai praktik baik di daerah adalah beberapa upaya krusial untuk menghapus perkawinan anak di Indonesia.

Read More
Laporan dan Studi
Communications Team

Leveraging digitalization to cope with COVID-19: An Indonesia case study on women-owned micro and small businesses | UN Women Data Hub

UN Women in partnership with Pulse Lab Jakarta and Gojek conducted mixed-methods research with the support of the National Council for Financial Inclusion of Indonesia. It aims to provide better understanding of the extent to which COVID-19 has affected women entrepreneurs and women-owned MSBs in Indonesia, with a focus on those in the food and beverage sector. It examines the gender differentials in outcomes and coping strategies employed by women- and men-owned MSBs in response to the pandemic, paying particular attention to the use of digital platforms as survival mechanisms.

Read More
Laporan dan Studi
Communications Team

ASEAN Gender Outlook | UN Women Data Hub

The publication brings into focus the paucity of gender data and calls for greater investment and prioritization of data for tracking progress towards gender equality and achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) in ASEAN in line with the ASEAN Complementarities Initiative between the ASEAN Community Vision 2025 and the 2030 Agenda for Sustainable Development.

Read More
Adolescent Health and Agency
Communications Team

Yes I Do Photobook – Nurturing Hopes, Fighting Against Child Marriage

Sejak 2016, Plan Indonesia melalui proyek Yes I Do berupaya mencegah praktik perkawinan usia anak, kehamilan remaja, dan sunat perempuan, terutama di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Lombok Barat. Lebih dari itu, kami mendorong anak dan kaum muda perempuan serta lakilaki untuk lebih berdaya dan mampu untuk bernegosiasi dan memutuskan kapan dan dengan siapa mereka akan menikah dan memiliki anak. Plan Indonesia berhasil menggagalkan 32 kasus perkawinan usia anak di tiga di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Lombok Barat. Bersama mitra aliansi Lembaga Perlindungan Anak dan Remaja (LPAR), Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK), Rutgers WPF Indonesia, dan

Read More