news from us

News from Us
Communications Team

Kursi Roda Baru untuk Irfan, Penyintas Badai Siklon Tropis Seroja di Lembata

Dalam setiap bencana, anak-anak selalu terdampak secara berbeda dari orang dewasa. Hal ini dialami pula oleh Irfan (12 tahun), anak dampingan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) di Lembata, Nusa Tenggara Timur. Badai siklon tropis Seroja yang menyebabkan serangkaian bencana, mulai dari tanah longsor hingga banjir bandang di Nusa Tenggara Timur, sempat merenggut kebebasan Irfan. Meski ia dan keluarganya selamat dari banjir, rangkaian bencana itu menghancurkan rumah yang ditinggali Irfan bersama keluarganya. Selain itu, banjir juga menghanyuntkan kursi roda yang sehari-hari biasa digunakan oleh Irfan. Menurut ibu Irfan, Samide, kejadian ini sempat memberikan tekanan kepada Irfan. “Beberapa hari ini, Irfan

Read More
News from Us
Communications Team

Respons Tanggap Darurat Badai Siklon Tropis Seroja di Lembata

Summary: Plan Indonesia terus bergerak untuk membantu para penyintas badai siklon tropis Seroja di Lembata, Nusa Tenggara Timur. Senin, 5 April 2021 Plan Indonesia Bergerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Sahabat di Lembata, Nusa Tenggara Timur Serangkaian bencana, mulai dari banjir bandang, tanah longsor, hingga badai tropis menimpa provinsi Nusa Tenggara Timur sejak Sabtu (3/4). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, adanya dua bibit siklon tropis juga dapat memicu cuaca ekstrem di wilayah tersebut hingga Jumat (9/4) mendatang, dengan risiko banjir bandang yang kembali diumumkan untuk Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Timor Tengah Utara, dan Timor Tengah Selatan. Yayasan Plan International

Read More
News from Us
Communications Team

Cegah Perkawinan Anak di Tingkat Daerah, Plan Indonesia Dorong Percepatan Penyusunan PERDA PPA Melalui Policy Corner #2

Pandemik COVID-19 telah meningkatkan kasus perkawinan anak Indonesia. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan dispensasi perkawinan yang mencapai angka 64,2 ribu pada tahun 2020, dimana angka ini meningkat sekitar tiga kali lipat atau 177,7% dari tahun 2019[1]. Dalam pencegahan perkawinan anak, sinergi dari berbagai pemangku kepentingan merupakan hal yang vital. Dalam skala daerah, pemerintah daerah memiliki peran penting untuk menghasilkan peraturan daerah (Perda) yang berperan sebagai payung hukum dalam pencegahan kasus perkawinan anak di tingkat daerah hingga kabupaten/kota. Berangkat dari urgensi serta komitmen untuk mendorong percepatan penyusunan Perda Pencegahan Perkawinan Anak (PPA), Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) mengadakan Policy

Read More
News from Us
Communications Team

Selvi dan Mama Bersama Menghadapi Dunia

Remaja perempuan yang bernama Selvi (16 tahun) ini merupakan anak pertama dari tiga bersaudara yang tinggal di Kota Kupang., Nusa Tenggara Timur. Sejak umur tiga bulan, anak dari pasangan Angela Marice Bani dan Asdod Benyamin ini harus duduk di kursi khusus untuk berkegiatan. Semua aktivitas mulai dari mandi, makan, minum maupun ke toilet harus dengan bantuan kedua orangtua atau adiknya, Rian. Keadaan ini bukan tanpa sebab, Selvi yang saat ini sudah berumur enam belas tahun menderita penyakit epilepsi. Sang Mama bercerita bahwa saat umur tiga bulan Selvi demam tinggi dan kejang hingga akhirnya dokter menyatakan kalau Selvi menderita sakit epilepsi.

Read More
News from Us
Communications Team

FIELD STORY: Holding Hands to Lessen the Burden of Jabodetabek and Karawang Flood Survivors

Pada Minggu (7/3), Rika (28 tahun) menyambut kedatangan kami dengan senyum ramah. Dengan hangat, ia mempersilahkan kami masuk ke rumahnya, menuju ruang depan untuk bercengkrama. Meski sempat terendam air, ruang yang beralaskan terpal biru dan tikar itu kini terasa cukup nyaman untuk ditempati. Rupanya, Rika baru membersihkan rumahnya dan melapisi ruang tersebut dengan terpal biru dan tikar, bagian dari paket hunian darurat yang diterimanya dari Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia). “Saya sangat senang dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan, karena sangat bermanfaat (bagi keluarga saya)”, ujar Rika. Rika dan keluarganya merupakan penyintas banjir di Kabupaten Bekasi. Pada 21

Read More
News from Us
Communications Team

Plan Indonesia Provides Aid to 2,700 Family of Flood Survivors in Greater Jakarta and Karawang Area

Akibat serangkaian hujan deras yang turun mulai Jumat, 19 Februari, setidaknya 13 lokasi di Jabodetabek dan Karawang sempat tergenang air. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 22 Februari menyebutkan, 46.772 keluarga atau 176.157 orang terdampak banjir di area Jabodetabek dan Karawang, dengan 31.396 penyintas yang terpaksa mengungsi dari rumahnya. Sementara, 2 orang dinyatakan hilang dan 5 orang kehilangan nyawa. Beberapa daerah juga dilaporkan masih tergenang air yang cukup tinggi, seperti di daerah Karawang dengan ketinggian air 10-260 cm dan Bekasi setinggi 40-250 cm. Melihat situasi ini, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bergerak cepat. Plan Indonesia berkoordinasi dengan klaster

Read More
News from Us
Communications Team

Mencari Kesejahteraan dari Kayanya Laut Indonesia

Warnadi mengenal laut sejak usia 10 tahun. Di usia tersebut memang sudah biasa bagi anak-anak yang tinggal di Desa Munjungagung Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Jawa Tengah, ikut melaut bersama orang tuanya menggunakan perahu kecil ukuran 3 Gross Ton (GT). Warnadi kecil lahir pada 24 Januari 1972 dan tinggal di Desa Munjungagung di tepi pantai Larangan Kabupaten Tegal. Warnadi tidak punya pilihan lain selain menjadi nelayan, ia juga tidak memiliki keahlian lain kecuali mencari ikan. Menjadi nelayan berarti siap untuk hidup penuh kesulitan jauh dari kata mewah, bahkan kurang terjamah dengan program pemerintah dalam melindungi dan mensejahterakan nelayan dan Awak Kapal

Read More
News from Us
Communications Team

Story Dini Widiastuti

Oleh Fajar Laksmita Dewi, IDN Times Apa yang terlintas di benakmu jika mendengar orang yang punya latar belakang ekonomi justru beralih memperjuangkan kesetaraan gender? Hal ini dialami oleh Direktur Plan Indonesia, Dini Widiastuti, sejak menjabat sebagai Kepala Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia di tahun 2018.  “Ketika berhubungan dengan economic development kemudian komunitas makro, ada hambatan yang sifatnya bukan lagi teknik atau misalnya masalah pendidikan, tetapi tentang norma. Nah, kesetaraan gender di situ. Bagaimana perempuan diposisikan di dalam keluarga, komunitas, tempat kerja, dan masyarakat pada umumnya,” paparnya saat membuka percakapan kami. Diwawancarai melalui virtual pada Kamis (18/02/2021), berikut cerita Dini Widiastuti perjuangkan kesetaraan

Read More