Antusiasme Pokja AMPL dan Tim STBM Kecamatan Kabupaten Sumbawa Mengikuti Pelatihan STBM GESI

Sebagai bagian dari upaya mendorong pelaksanaan program sanitasi yang inklusif dan sesuai dengan mandat SDGs ke-6 dan target Universal Access 100-0-100, pemerintah kabupaten Sumbawa dan Yayasan Plan International Indonesia (YPII) melalui proyek Water for Women (WfW) mengimplementasikan 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Mayarakat yang Berkesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (STBM GESI). Proyek ini diawali dengan pemberian pelatihan STBM GESI kepada Pokja AMPL Kabupaten Sumbawa dan Tim STBM Kecamatan.

 

Pelaksanaan pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman pemangku kepentingan dan pelaku STBM di kabupaten Sumbawa terkait STBM secara umum  dan pentingnya kesetaraan gender dan inklusi dalam pembangunan sanitasi. Kegiatan ini dimulai sejak Senin, 29 April 2019 sampai Jumat, 3 Mei 2019, dan dibuka oleh Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Iskandar, M.Si. Beliau menegaskan bahwa masalah sanitasi merupakan masalah bersama yang membutuhkan komitmen semua pihak. Kehadiran YPII di Sumbawa disambut baik oleh pemerintah daerah dan Ia berjanji akan memfasilitasi kegiatan yang dilaksanakan YPII dengan OPD terkait sehingga kepentingan masyarakat dapat segera terakomodir. Ia menyadari selama ini masih banyak tugas pemerintah terkait kesehatan dan pendidikan seperti sanitasi, air bersih, PAUD dan stunting.

 

Karena itu harus ditanamkan bahwa keberhasilan masa depan sangat ditentukan oleh kerja hari ini. Jangan sampai anak cucu kita nanti akan mengutuk sejarah, mengutuk kita dikemudian hari” tegas Iskandar.

 

Berbagai perwakilan organisasi penyandang disabilitas juga ikut hadir pada kegiatan ini, termasuk perwakilan dari Tim Pengelola Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumbawa. Bagi kelompok disabilitas, ini pertama kalinya mereka diikutsertakan dalam pelaksanaan pelatihan STBM dan berharap bahwa permulaan yang baik ini terus di pertahankan untuk benar – benar menjamin inklusifitas pelaksanaan program sanitasi.

 

Pelatihan pemicuan, sebagai langkah awal mencapai Open Defecation Free (ODF) dilakukan di RT 001/RW 005 Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa.

 

“Pelatihan ini sangat berguna bagi kami PKK dan saya sudah diskusi dengan Ibu Camat yang juga hadir selama pelatihan. Pasca praktik pemicuan kemarin, kami akan melakukan pemicuan melalui PKK untuk seluruh di desa di seluruh kecamatan untuk mengejar target kabupaten ODF,” terang Susilawati, Sekretaris Pokja IV TP-PKK Kabupaten Sumbawa.

 

 

Share artikel ini :

BA
CK