YPII Kembalikan Senyum Ceria Anak-anak Lombok

Perayaan 17 Agustus di Dusun Montong Kemuning serta aktivitas kelas gambar menandai kegiatan awal psikososial untuk anak-anak terdampak gempa Lombok, yang bertajuk #KembaliCeriakanLombok. Kegiatan tersebut dimulai dengan dibangunnya Ruang Ramah Anak (RRA) di kawasan Lombok Utara. RRA bertujuan untuk memberikan ruang yang memadai, aman, ramah, dan memperhatikan kebutuhan anak secara khusus, terutama anak perempuan, selain dapat dimanfaatkan sebagai Ruang Belajar Sementara (RBS). RRA akan dibangun di enam titik di Kecamatan Bayan. Setiap unit RRA akan dilengkapi dengan peralatan belajar dan mainan edukatif sesuai kebutuhan anak-anak di daerah tersebut dan diharapkan dapat menjangkau 100 anak yang terbagi dalam tiga kelompok usia, yaitu 4-6 tahun, 7-12 tahun, dan 13-18 tahun.

Kegiatan berlanjut pada Minggu (2/9). YPII bersama YEU menggelar kelas menggambar dengan menghadirkan Sahabat Plan yang juga sukarelawan pengajar kelas gambar, Kak Galih dan Kak Teddy. Tidak kurang dari 250 anak mengikuti kegiatan yang dilakukan di dua dusun di Lombok Utara. Anak-anak menunjukkan hasil karyanya dengan penuh semangat, bangga, dan tentu saja tawa ceria.    

Berbagai perlombaan khas 17 Agustus juga digelar, seperti lomba makan kerupuk, balap karung, dan memindahkan balon. Sukron, salah seorang peserta mengungkapkan kegembiraannya, “Saya senang sekali bisa mengikuti lomba hari ini dan juga kami mendengarkan dongeng dari kakak Anabel. Saya dan teman-teman banyak mendapatkan banyak hadiah,” ungkapnya bersemangat.

Mengawali kegiatan, dalam upacara kenaikan bendera merah putih, Shanna memimpin sesi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana haru dan khidmat pun sangat terasa. Usai upacara, giliran Anabella bersama ayah-ibunya, Miss Wiwin dan Kakek Uban, berbagi cerita dan keceriaan melalui dongeng. Anak-anak menyimak dongeng sambil sesekali tergelak dan ikut larut dalam cerita tentang Putri Pertiwi, seorang putri yang gemar menolong dan selalu bersemangat. Melalui dongengnya, Anabella ingin membangkitkan semangat anak-anak di Lombok yang terdampak bencana.
Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif YPII, hadir di tengah kegiatan dan menyampaikan harapan agar anak-anak dapat terus ceria dan menikmati kemeriahan perayaan HUT RI ke-73. Dalam kesempatan itu sejumlah Sahabat Plan ikut hadir, di antaranya, Shanna Shannon dan seorang pendongeng cilik, Anabella, yang datang bersama ayah-ibunya yang juga pendongeng. Sekitar 80-an anak larut dalam kegembiraan di perayaan tersebut.

Beberapa waktu berselang setelah dilakukan respons darurat, Yayasan Plan International Indonesia (YPII) yang bermitra dengan Yakkum Emergency Unit (YEU) menginisiasi kegiatan psikososial dalam rangkaian perayaan 17 Agustus di Dusun Montong Kemuning, Desa Loloan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, pada Jumat (17/8) lalu.


Share artikel ini :

BA
CK