Sanitasi yang Inklusif Melalui Program STBM GESI

Yayasan Plan International Indonesia (YPII) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Australian Aid melaksanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) terkait Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (GESI) di Indonesia. Capaian yang diharapkan melalui program STBM GESI adalah peningkatan pembangunan akses sanitasi yang dapat menjamin akses dan partisipasi semua kelompok, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas, guna menjamin hak asasi universal akses.

Meskipun angka akses terhadap sanitasi di Indonesia sudah meningkat pesat, namun masih ada masalah pada ketidaksetaraan akses. Serafina Bete, perwakilan dari Organisasi Disabilitas Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam kegiatan lokakarya nasional yang diadakan oleh YPII dan Kemenkes dan didukung oleh Plan International Australia, Pemerintah Australia sebagai bagian dari Water for Women Fund, dan Pemerintah Belanda pada bulan Desember 2018 menekankan bahwa partisipasi kaum disabilitas tidak bisa dibatasi hanya dengan angka. Namun, pendapat dan usulan dari mereka perlu didengarkan untuk memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal.

“Inklusi berarti semua orang merasa nyaman saat menggunakan toilet. Toilet seharusnya dibangun tidak hanya untuk orang-orang yang memiliki kaki dan tangan, tapi juga untuk mereka yang disabilitas, wanita hamil dan sebagainya. Orang-orang penyandang disabilitas tidak meminta perlakuan toilet khusus tetapi toilet inklusif, dimana semua orang dapat mengakses toilet. Kami juga ingin terlibat dalam perencanaan dan pengembangan di sektor sanitasi. Kami merupakan sumber informasi terbaik tentang apa yang benar-benar kami butuhkan, tidak ada kami tanpa kami” ungkap Serafina Bete.

Sahabat Plan, berikut ini adalah infografis berisi fakta dan capaian program STBM GESI:





Share artikel ini :

BA
CK